Halaman

4 Jan 2018

[Resensi Film] The Hunger Games : Film Futuristik dengan Ikon yang kurang Ter-eksplor






Judul Film       : The Hunger Games
Jenis Film        : Fiksi Ilmiah/ Fantasi
Sutradara         : Gary Ross
Produser          : Nina Jacobson, Jon Kilik
Skenario          : Gary Ross, Suzzane Collins, Billy Ray
Pemeran      : Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, Woody Harrelson, Elizabeth Banks, Lenny Kravitz, Stanley Tucci, Donald Sutherland
Durasi              : 142 menit
Tanggal Rilis   : 23 Maret 2012 (Premiere)


            Amerika Utara yang semula damai dan tentram tiba-tiba berubah menjadi sebuah negara Panem. Panem berisi 12 distrik, dimana distrik 1 sampai dengan distrik 12 yang mengelilingi Capitol. Capitol-lah yang sangat berkuasa disana dan yang terkuat pun tak bisa mengalahkannya. Lalu Capitol membuat sebuah permainan yang wajib diikuti oleh anak-anak berusia 12-18 tahun. Nama permainan tersebut adalah The Hunger Games.


            The Hunger Games merupakan permainan tahunan dimana masing-masing distrik wajib memilih 1 perempuan dan 1 laki-laki untuk diikutsertakan dalam Hunger Games. Cara pemilihannya yaitu dengan diundi.
Cara bermain The Hunger Games ialah 24 peserta dari distrik tersebut akan dibawa ke suatu tempat/arena, disana mereka harus saling membunuh. Satu peserta terakhir yang bertahan hidup ialah pemenangnya, yang akan mendapatkan kehidupan mewah di Capitol. Senjata-senjata disediakan di arena dan sangat terbatas sehingga peserta harus memperebutkannya.

            Katniss Everdeen (diperankan oleh Jennifer Lawrence), gadis berumur 16 tahun, tribute dari distrik 12, yang menggantikan adiknya yang terpilih dalam ajang permainan tahunan tesebut, terpilih bersama Peeta Melark (diperankan oleh Josh Hutcherson) sebagai tribute pria dari distrik 12. Tak disangka, ternyata dulu Peeta Melark pernah menolong Katniss dengan memberikan sebuah roti kepadanya. Apakah Katniss harus membayar hutangnya? Bagaimana caranya? Sedangkan salah satu dari mereka pasti akan terbunuh di Hunger Games. Bahkan bisa saja mereka harus saling membunuh, Masalah menjadi semakin rumit ketika Peeta mengakui bahwa ia menyukai Katniss.

Bagaimana perjalanan Katniss melawan 23 peserta dari distrik lain di Hunger Games? Apakah Katniss berhasil menjadi pemenang The Hunger Games dan dapat kembali ke adiknya? Lalu bagaimana hutangnya dengan Peeta Melark? Jawabannya hanya ada di buku dan film The Hunger Games.

            The Hunger Games diangkat dari sebuah buku karya Suzzane Collin dengan  judul yang sama. Buku ini dirilis tahun 2008 dan banyaknya pembaca membuat buku ini mulai difilmkan November 2010. The Hunger Games adalah film yang paling ditunggu di tahu 2012. Film yang dirilis pada tanggal 23 Maret 2012 ini mampu bertahan lebih dari 1 bulan di urutan teratas Box Office.

            The Hunger Games merupakan film fantasi sekaligus film fiksi ilmiah yang bertema futuristik. Hal ini dapat terlihat pada kostum dan tata rias yang dipakai pemainnya. Saat melihatnya, akan terbayang trend fashion Lady Gaga, dan ini tidak hanya pada tokoh-tokoh wanitanya, tetapi juga pada pria.
Lalu, hampir sepertiga film ini mempunyai gambar yang bergoyang karena pengambilan gambar dilakukan dengan sistem hand carry camera. Sistem pengambilan gambar ini sangat jarang digunakan karena termasuk sistem pengambilan gambar yang sulit.

            Sayangnya, apabila dilihat lebih dalam lagi, film ini mempunyai kekurangan, yaitu panah yang menjadi ikon di dalam film ini kurang banyak ditampilkan atau bisa dibilang kurang dimanfaatkan dengan baik. Selain panah, Peeta Melark sebagai pemeran utama pria hanya terlihat sebagai pelengkap saja. Seharusnya bisa dieksplor lebih jauh lagi.

            Meskipun begitu, film ini tetap memiliki banyak daya tarik. Sangat cocok bagi pecinta film fantasi, fiksi ilmiah maupun pecinta film action. Film ini mempunyai alur yang tidak mudah ditebak tetapi tetap mudah untuk dimengerti. Jadi film The Hunger Games ini sangat Saya rekomendasikan untuk ditonton. Tidak akan mengecewakan.

Sekian dan Terima Kasih.

1 Mei 2014

Karena cinta~

Hai!
Apa kabar?
Rindukah kamu padaku cinta?
Rindukah.... ?

Maaf cinta,
Dulu aku meninggalkanmu
Kenapa?
Karena aku benci kamu cinta

Tahukah kamu cinta?
Sesuatu itu(?)
Hingga aku pun benci padamu
Benci sekali..

Dapatkah hujan...

Hujan..

Sebuah anugerah dari Tuhan

Yang sengaja ia turunkan
Yang bagiku, merupakan kesempatan
Kesempatan mengenang sebuah kenangan

Mawar merah di tangan kanan

Ia genggam dengan air yang bercucuran
Kuyup sudah badannya
Ia relakan untuk satu kata bernama cinta

31 Jan 2014

Kurcaci Nakal!

            Suatu pagi di Desa kurcaci. Ada seorang kurcaci kecil, bernama ucil sedang berjalan2 di desa. Ia berjalan kesana kemari, sambil sesekali menyapa kurcaci lainnya yang berpapasan dengannya. Hari semakin siang. Cuaca pun semakin panas. Ia pun memutuskan berhenti dan duduk di bawah pohon besar di samping rumah kakek Waci. Ia mencabut satu daun dari pohon itu, dan mengipas2 tubuhnya dengan daun tersebut.
Ucil merasa haus. Ia berhenti mengipas2 tubuhnya. Lalu berpikir bagaimana cara agar ia mendapatkan air minum. Ia ingin pulang, tapi jarak rumahnya jauh. Ia tidak mungkin berjalan pulang dengan keadaan dirinya yang sangat haus. Belum lagi matahari yang terik berada persis di atas kepala. Lalu ucil melihat ke sekitar. Dan matanya berhenti pada sosok tua lelaki tua yang sedang berjalan keluar rumah dengan tongkat nya sambil membawa segelas es teh di tangannya. Air es menetes perlahan di gelas yang di pegang oleh kakek Waci. Ucil menelan ludah. Ia benar-benar sangat kehausan sekarang.

Cerita Singkat - Kevin dan Keyla "Secret Admirer!"

" Na nananana! ". Keyla terus bersenandung sambil menyirami bunga-bunga di halaman belakang rumahnya. Ia jalan dari bunga ke bunga seirama dengan senandung yg sedang ia nyanyikan. " Nah, selesai! Kalian semua sekarang pasti segar! ". Keyla berkata sambil tersenyum. Lalu ia menaruh selang air yg ia gunakan untuk menyiram bunga, dan masuk ke dalam rumah.
" Key! Sebentar! ". Ibu Keyla memanggil saat Keyla ingin menaiki tangga menuju kamarnya.
" Ya? Kenapa bu? ". Keyla berbalik badan.
" Nih key, ada bunga buat kamu! Tadi ada di depan pintu! ". Ibu memberikan seikat bunga mawar kepada Keyla.
" Ha? Bunga? :/ ". Keyla meraih bunga itu. " Dari siapa bu? ". Keyla kembali bertanya. Ibunya hanya mengangkat kedua bahunya, menandakan 'entah dari siapa'. Keyla pun membawa bunga itu ke kamarnya.

16 Nov 2013

Berputar! "Jangan berhenti di angka 13!"

         Hompimpa alaium gambreng!! “. Terdengar suara Leo, Rika, Riki, Firly, Anisa, adik-adik Mika yang sedang memulai permainan di lantai atas. Mendengar itu, Mika pun berlari menuju lantai atas melalui tangga.          “ Hei, hei, hei! Kalian sedang main apa? “. Mika berkata setengah berteriak. Mereka semua menoleh ke arah Mika. Lalu tersenyum.           “ Halo, kak Mika! Kami mau main petak umpet. Tapi dengan tutup mata! “. Anisa menjelaskan, adik Mika paling kecil yang masih kelas 2 SD.           “ Hmm, bagaimana caranya? “. Tanya Mika, berniat ikut bermain dengan mereka.

New Day!

          Seett…! Dengan cepat, aku mengikat tali sepatu ku, berjalan dengan tergesa2 menuju gerbang sekolah. Sebenarnya bukan tergesa-gesa karena takut terlambat masuk kelas. Sekarang masih jam setengah 7, masih lama bel sekolah berbunyi.
          Hmm, aku hanya takut. Takut masa lalu itu muncul lagi.

          Kemana? Kemana perginya seseorang yg selalu menyapa aku setiap pagi di sekolah? Kemana hah?